RSS

Sejuta Masalah dan Pembelajaran


Beda sekolah beda pergaulan. Itu memang benar. Itu yang aku rasakan sekarang ini. Aku berasal dari SMA negeri yang menurut orang kotaku adalah SMA negeri dengan grade yang lumayan di bawah. Iya lumayan, tapi ke bawah. Tapi aku bersyukur bisa masuk ke SMA tercinta. 

Kok bisa bersyukur masuk SMA dengan grade segitu? 

Aku bersyukur bisa menemukan teman-teman yang keren. Selain itu, aku bisa belajar kehidupan di SMA tersebut. Bukan hanya pelajaran yang diwajibkan sekolah saja. Tapi aku juga mendapat pelajaran hidup dari teman-teman sekolah. 

Bagaimana tidak, satu sekolah berisi bermacam-macam anak, mulai anak yang dengan kehidupan normal tanpa masalah apapun hingga anak yang permasalahannya kompleks seperti di sinetron. 

Itukan juga ada disekolah lain? 

Mungkin di SMA dengan grade di atas SMAku juga ada anak dengan tipe seperti itu. Tapi ini berbeda. Mereka mempunyai masalah yang lebih kompleks dari kebanyakan anak. 

Oke akan aku sebutkan beberapa masalah yang ada di SMAku tercinta. 

1. Siswa dengan pengguna narkoba. 
Ini nih yang hits banget. Setidaknya setiap angkatan ada anak yang menggunakan narkoba. Tidak setiap angkatan sih, tapi dibeberapa angkatan ada anak yang menggunakan narkoba. Contoh yang paling hits adalah siswa angkatan 2007, karena aku 2009 maka mereka adalah kakak tingkat, yang notabene dia adalah anak orang terpandang di kotaku menggunakan narkoba. Pernah nih beritanya juga masuk koran. Sampai kalau tidak salah masuk bui juga. 

2. Siswa dengan pergaulan bebas.
Kalau ini yang lebih banyak siswanya dari narkoba. Beberapa siswa di SMAku merupakan, aku tidak bisa menyebutkan mereka itu apa, tapi aku akan menyebut mereka sebagai player. Mereka ke diskotik, padahal mereka mungkin saat itu masih belum cukup umur untuk masuk. Mereka main dengan om-om. Atau lebih parah lagi mereka adalah simpanan. Yang terakhir ini yang sedikit mengerikan. Mereka sampai berhubungan terlampau jauh. Kalau dengar cerita yang ini sedikir seram. 

3. Pemalakan 
Ini sudah biasa. Kakak tingkat memalak adik-adiknya. Kalau tidak ingin setelah keluar dari sekolah babak belur mending dikasih satu pak rokok cukup. 

4. Senioritas. 
Kalau ini di setiap isekolah manapun pasti ada. Tapi di SMAku ini senioritas itu bukan masalah siapa yang lebih kaya atau lain sebagainya. Disini adik tingkat bisa bergaul sama kakak tingkat kalau dia punya keberanian yang lebih. Mereka tidak akan membedakan dia pintar atau tidak kalau dia berani. Tapi kalau dia membangkang, sudah tamatlah riwayatnya. Ada satu cerita siswa angkatan 2010, yang berarti adik tingkat, bertingkat semena-mena, membangkang sama kakak tingkatnya, sok-sok jadi penguasa. Udah deh habislah nasib si anak itu. Mulai didatengin sama kakak tingkat angakatn 2008 hingga angkatan 2009. 

5. Minum Miras
Walaupun mereka masih siswa SMA tapi mereka sudah bisa minum-minuman yang satu ini. Kalau kata temanku, dia tidak pernah minum-minuman miras oplosan, tapi miras dengan harga yang mahal. 

Masih banyak lagi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa disekolahku. Sedikit mengerikan memang. Tapi aku bukan menghindari mereka. Menjadi teman mereka adalah salah satu cara untuk tau bagaimanan kehidupan di dunia ini. 

Jangan hanya memandang mereka sebagai orang yang bermasalah. Memandang mereka sebagai orang yang memerlukan teman bercerita adalah hal yang paling bagus untuk saat itu. Mendengarkan bagaimana mereka bisa terjebak dalam dunia tersebut, bagaimana mereka ingin keluar tapi masih sulit, bagaimana mereka ingin menyelesaikan sekolah dan bagaimana mereka ingin bertobat. 

Oh selain itu, aku sebagai perempuan mungkin melihat jika lelaki seperti itu adalah lelaki brengsek yang bisanya dugem sama mabuk. Tapi ketika mendengar cerita mereka, mereka ingin bertobat, mereka juga ingin mendapatkan pacar atau pendamping hidup untuk kedepannya yang baik. Jika mereka telah menemukan seseorang yang bisa membuat mereka nyaman, mereka juga mau berhenti untuk melakukan hal bodoh itu lagi. Walaupun untuk berhenti itu memerlukan waktu yang panjang. 

Jangan salah juga, ada juga yang mereka malak atau mereka melakukan bullying, tapi mereka masih sholat juga ada kok. Ada juga yang baik-baik diSMAku. Jadi di SMAku, aku bisa membedakan dan memilah-milah ketika berteman. Tidak asal tau mereka gaul eh ternyata gaulnya salah. Kalau sudah tau begitu kan sudah bisa membedakan. 
Copyright 2009 What's up with Bindi's brain? . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates