RSS

Mimpi yang Aneh


"Ketika kau merasa kesepian aku akan memainkan musik untukmu dan aku akan bernyanyi untukmu" dia mengatakan hal itu dengan tersenyum.
"Oke, bila kau akan melakukan itu untukku, aku akan menjadi penunjuk jalanmu ketika kau tersesat dan aku akan menjadi tempatmu bersinggah ketika kau tidak mempunyai tujuan" aku berkata kepadanya.
Lalu tiba-tiba aku menangis dan seketika aku sudah berada di sebuah pusara seseorang.
"Kau belum memenuhi janjimu, bahkan aku belum melakukan apapun untukmu". Dan aku menangis.

Itu bukan dari naskah sebuah novel. Itu mimpiku. Iya mimpi. Kalian pasti tertawa dan berkata pasti anak ini terlalu sering melihat drama korea atau novel tentang romansa. Tidak, aku tidak pernah menyukai novel romansa, tapi ya aku sering melihat drama korea.

Tapi itu yang ada dikepalaku. Bahkan ketika aku terbangun, mataku sembab dan sesak. Iya sesak. Seperti aku telah kehilangan seseorang.

Kalian pasti bertanya-tanya siapa yang aku mimpikan. Jawabannya adalah aku tidak tau. Iya tidak tau. Jangan tanya bagaimana aku tidak walaupun itu mimpiku. Aku hanya tersadar ketika aku bangun sudah sembab.

Sedikit aneh memang. Aku bukan tipe orang yang akan memikirkan mimpi, bahkan aku bukan orang yang mempunyai mimpi ketika tidur. Tapi ini aneh sampai aku harus menangis dalam mimpiku.

Sudah lupakan oke. Mimpikan hanya bunga tidur.

COBLOS BRO!


Hallooo, aku sudah melakukan tugas negara yang mulia, iya mulia. Aku MENCOBLOS. Keren kan. 
Aku sudah menjadi warga negara yang baik kan. Setera lho ini sama pengorbanan saat berperang. Hehehe 

Tapi beberapa hal yang sedikit membuatku bingung. Selain aku sebagai pemilih pemula, kertasnya itu lho kertasnya. BESYAR. BANYAK. Iya besar dan isinya banyak. Sebagai seorang pemilih pemula aku merasa hina. Kenapa hina? karena bingung sendiri mau nyoblos kertas yang mana dulu dan mikir gimana caranya ngelipat kertasnya. 

Kalau ada yang bertanya-tanya seberapa besar sih kertasnya? Ini nih aku kasih gambarnya 
Kalau ada lagi yang tanya itu siapa yang bawa kertasnya? Apakah itu penampakan yang menulis blog ini? Bukan yang pasti bukan. Dan itu pembahasan yang tidak penting oke. Lanjut lagi. 

Bisa bayangin kan kertas segitu besarnya dan ada 4 buah. Ketika udah masuk bilik pencoblosan. Iya bilik pencoblosan bukan bilik yang lain lho. Ketika udah masuk, aku bingung mau coblos yang mana dulu. Ada 4 lembar besar semua dan gak tau siapa juga yang mencalonkan diri. 

Iya itu masalah yang kedua, gak tau siapa yang mau dipilih. Bahkan untuk memilih, tau dari awal siapa yang nyaleg aja udah gak kepikiran. Ada segitu banyaknya orang dan satu pun gak ada yang tau. Tau sih cuma satu untuk DPR RI, itu aja dari ibu. Yang lain gimana? Udah jangan tanya. ZONK. 

Sebagai pemilih pemula, masalah yang kedua ini juga dirasakan sama pemilih yang udah bukan pemula lagi. Iya yang udah pernah beberapa kali nyoblos gitu. 

Kenapa kita kok bisa gak tau siapa saja yang mencalonkan? Karena terlalu banyaknya sampai-sampai mereka gak akan mengingat siapa yang sudah pernah kampanye. Iya terlalu banyak, tapi biasanya yang diingat oleh calon pemilih adalah ketika caleg memberika beberapa sogokan berupa uang, jalan-jalan atau sembako.

Jadi intinya pemilu kali ini aku hanya ikut meramaikan dan gak golput. Lalu untuk siapa yang aku pilih masalah nanti itu. Hahaha. 
Copyright 2009 What's up with Bindi's brain? . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates