Setelah sekian lama udah gak buka blog lagi. Akhirnya dibuka juga. Udah berdebu ini blog dan udah banyak rumahnya spidermen di sini. Iya spidermen.
Hari ini, waktu yang biasanya masih berkutat dengan laporan-laporan yang sedikit melelahkan, aku meluangkan waktuku untuk sedikit membua coretan di blog ini.
Yaelaahhh, bahasanya berat banget.
Hari ini mencoba untuk blogwalking dan aku menemukan satu, yang bisa dibilang menarik, diantara 5 blog yang aku kunjungi. Blog ini sedikit ehhmm rasis. Iya rasis. Bukan rasis yang jelek-jelekin satu suku atau ras, bukan itu. Tapi rasis sama yang namanya suku Jomblo.
Merasa dirinya JOMBLO jadi kesinggung.
Isinya tuh ya ngenes. Lebih ngenes ketika ngempet pup yang gak bisa keluar tapi perut udah sakit gak karuan. Kenapa aku bilang ngenes? Soalnya penulis itu berasa orang yang paling sial karena dia JOMBLO. Iya sial. Kayak lagi kuis dadakan dan dosennya killer.
Aku sebagai seorang jomblowati yang berbahagia sedikit gimanaaa gitu bacanya. Separah itukah menjadi seorang jomblo.
Udahhh bilang aja situ juga ngenes.
Bukan untuk menghibur diri sendiri sih. Tapi jomblo itu enak lho. Karena aku orangnya gak mau diatur sama orang lain jadi ya suka-suka aja. Bukan berarti jomblo itu GAK LAKU lho.
Ada orang yang ngejomblo karena dia merasa mempunyai semuanya. Bagi cewek, kerena ini yang aku rasain, ketika dia bisa melakukan apapun yang bisa dilakukan anak cowok dia gak bakalan nyari cowok. Sekadar untuk berpikir aku ingin punya pacar aja nggak.
Ada juga nih yang ngejomblo karena pasangan lawan jenisnya lebih dominan. Kayak gajah. Iya binatang gajah berbelalai panjang. Betinanya akan memimpin kelompok untuk berpindah tempat dan dia akan memilih pejantan yang benar-benar tangguh. Ya kayak gitu perumpamaannya.
Karena aku cewek, aku akan kasih contoh yang lebih manusiawi. Kalau ada cewek yang udah kaya, punya mobil, mandiri dan juga pintar pasti lawan jenisnya sedikti takut dong. Kalau ada cowok yang 'lebih rendah' dari dia pasti malu dan si cewek bakalan milih yang lebih dari dia.
Dan satu lagi ini yang biasanya terjadi sama cewek. Kalau mereka udah kapok sama percintaan, mereka bakal memilih jadi jomblo dulu dengan batas waktu tertentu. Atau cewek yang punya trauma karena sesuatu dia lebih memilih jadi jomblo dari pada terikat hubungan sama seseorang.
Kalau dari tulisan di atas sih jadi jomblo itu bukan karena gak laku. Tapi ada faktor lain selain itu. Jadi jomblo itu juga enak kok.
Jomblo itu suatu kebebasan. Kayak Indonesia abis bebas dari penjajahan gitu. Kita bisa mengeksplor diri kita sendiri. Menikmati waktu dengan diri kita sendiri. Dan yang paling penting jomblo itu gak selamanya SENDIRI. Seonggok jomblo juga punya orang tua dan teman yang bisa diajak main.
Walau jadi JOMBLO gak usah ngenes-ngenes banget deh. Masih ada hal lain yang bisa dilakuin selain punya pacar.