RSS

Ini hanya seonggok cerita


Seperti biasa, para pencari ilmu (semut merah) menjadi seonggok programmer di fakultas. Iya kami ke kampus walau gak ada kuliah. Kalau kalian tanya mau apa ke kampus tapi gak kuliah jawabannya adalah kami mengerjakan big project. 

Iya project besar. Kedengarannya keren kan. Segerombolan programmer mengerjakan project. Setiap orang berhadapan dengan 1 atau lebih laptop. Serius sama kodingan di hadapannya. Nggak itu nggak benar. Yang kalian bayangin salah. Apalagi yang pernah lihat film Matrix yang di komputer ada tulisannya banyak, itu kesalahan besar. 

Ketika kalian berpikir seperti itu, kamu seoongok programmer hanya berhadapan dengan bahasa-bahasa alien. Dan bahasa yang paling absurd adalah bahasa biner. Iya yang tulisannya cuma 1 sam 0 aja. Gak keren sama sekali.

Dan yang sedikit menggelikan adalah ketika orang lain berkata, "waah kuliah di IT ya, kuliahnya keren walau susah. Gak papalah susah sedikit tapi nanti kerjanya enak, bayarannya juga gede". Iya itu sebagian doa dan sebagian lagi gak tau apa. 

Aku merasa kami yang merasakan kuliah seberat ini dan orang lain berkata nanti kerjanya enak. Sedikit ironis. Aku dan seoongok semut programmer belum kepikiran mau kerja apa. Bahkan untuk kerja, mau ngambil konsentrasi apa aja kami bingung. Kalau ada yang bilang seperti itu lagi aku ingin bertanya, "Memamngnya kamu tahu kerjaan enak untuk kami seonggok programmer? Memangnya kamu tau kami nanti akan kerja seenak apa?"

Sedikti jahat memang. Tapi kami seoongok semut programmer merasakan hal yang sama. Entahlah dengan orang lain. Tapi ini ini. 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 What's up with Bindi's brain? . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates