RSS

Blog


Mungkin untuk kali ini aku setuju dengan seonggok novel. Dalam novel itu dituliskan saat ini blog sudah seperti diary elektronik yang bisa diakses oleh seluruh orang di muka bumi ini. Aku 100% sanggaaattt setuju. 

Blog sekarang sudah seperti diary. Tempat sampah bagi seseorang untuk menumpahkan semua emosinya. Tempat sampah bagi orang yang lebih senang membuang semua perasaan negatifnya di sini. Mungkin ada baiknya juga. Tapi itu sedikit mengerikan. 

Tapi satu hal. Aku termasuk orang yang memanfaatkan semua teknologi 'diary' ini untuk melampiaskan pikiranku. Berpikiran negatif dan disimpan dalam hati sendiri itu bagai menyimpan tumpukan sampah dan suatu saat akan pecah dan menimbulkan bau yang sangat tidak sedap. Makanya pikiran negatif itu lebih enak ditumpahkan di sini.

Mungkin kata novel itu blog itu 'safe zone'-nya makhluk seperti itu. Tidak ada yang perlu ditakutkan bila seseorang hanya membaca atau mungkin mengomentari semua tulisan. Kita tidak terlihat di 'safe zone' ini. Separah-parahnya di sini, mungkin hanya kehilangan pembaca atau menerima komentar dengan nada sinis. Itu tidak penting. 

Di Indonesia saja masih belum ada undang-undang yang membatasi penggunaan 'diary' ini. Kita bisa menggunakan kata apapun di sini. Mulai pujian-pujian selangit atau mungkin makian-makian yang sebenarnya kita tujukan pada seseorang di dunia nyata. 

Aku sangat bersyukur hidup di jaman ini. Bisa melakukan atau bahkan merasakan dengan teknologi macam ini. Tidak perlu terlihat ketika kita sedang merasakan sesuatu. Hanya perlu membukanya dan menulis di lembaran kosong ini. 

Terima kasih untuk siapapun yang membuat teknologi ini. Sangat-sangat membantu. 

NB : Aku ingin setidaknya ada 1 komentar di setiap postingan blogku. Walaupun tanpa komentar aku juga senang :) 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 What's up with Bindi's brain? . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates