RSS

Merubah atau Dirubah?


Hallo, ketemu lagi dengan pemilik setia blog ini. 

Postingan kali ini mau ngebahas tentang 'Perubahan'. Bukan salah satu yel-yel partai politik lho. Ini tentang perubahan yang terjadi pada diri seseorang. Dari pada bingung baca narasi gak jelas gini mending langsung aja. Cuuusss.

Banyak orang bilang gini 'kamu itu lho berubah o sedikit! Masa iya dari gitu kelakuan kayak gitu?'. Bukan hanya orang yang dekat denganku, tapi juga beberapa orang yang lumayan dan tau sedikit tentang aku. Menurut kalian atau sebagian dari kalian itu sedikit mengganggu. Menurutku itu sama sekali tidak. 

Setelah kalian dikasih tau tentang hal itu pasti kalian berpikir 'apa ya yang aneh?' atau 'apa ya yang salah dengan kelakuan ku?'. Atau kalau yang parah ya biasanya cewek, apa lagi masalah tubuh. Contoh ni ya. 

A : Hallo!
B : Hallo, wah kamu gendutan ya, lihat deh pipi kamu udah kayak bola, mata aja sampai gak keliatan (aslinya kurus, cuma pipi sedikit lebih cubby)
A : Masa sih? Kayaknya aku tetep deh (sambil megangin pipi)
B : Nggak, lihat deh pipi kamu ntar, udah dulu ya, aku ada acara, bye...
A : Tapiiii....

Setelah dikasi tau sama temennya, cewek itu pasti langsung mikir, 'masa sih aku segendut itu?' atau 'wah harus diet ketat nih biar turun cepet'. Sedikit kalimat seperti itu langsung bisa merubah dirimu dengan cepat. Itu dengan orang baru beberapa kali bertemu, apalagi dengan gebetan atau pacar. Contoh ni ya buat cowok.

A(cewek) : Sayang hari ini kita mau kemana? 
B(cowok) : Kemana aja deh yang, kamu mau makan di mana? 
A : Makan? (sambil lihat perut cowoknya)
B : Kenapa? Kamu gak laper? 
A : Aduuhh sayang lihat deh perutmu, udah kayak om-om yang kerjaannya makan sama tidur aja!
B : masa sih yang? Kayaknya kemarin berat badanku segitu aja 
A : nggak usah makan deh, biar kamu kurusan aja 
B : tapi yang, aku kan...
A : Uda gak usah! biar kurusan, bair sixpact
B : iya deh (pasrah)

Sedikit kata seperti itu langsung merubah pandangan seseorang. Yang pertamanya si cewek biasa-biasa aja lalu setelah melihat perut si cowok, klo dibilang buncit nggak, yang sedikit membesar mereka langsung membatalkan acaranya. Lalu si cowok pasti berpikir klo dia udah terlalu gemuk dan harus menghilangkan selulit di perutnya.

Walaupun untuk sebagian orang, mereka berpikir berkata seperti itu buat kebaikan orang yang bersangkutan, tapi bagi sebagian orang komentar kayak gitu bisa buat mereka terpuruk. Apalagi bagi sebagian cewek yang gila dengan penampilan dan bentuk tubuh.

Kata-kata seperti itu tidak akan mempan buat aku. Udah banyak orang yang bilang buat ngecilin badan, betulin gaya berpakaian dan cara berbicara kepada seseorang, termasuk ke cowok. Tapi semua itu buat aku seperti angin lalu.

Menurutku ya, seseorang yang mendengarkan sugesti dari orang lain itu aneh. Iya aneh. Karena sepertinya orang lain itu lebih tau tentang tubuh kita dan kita sepertinya tunduk banget sama sugesti seperi itu.

Klo aku pribadi ya, sugesti seperti itu emang perlu, tapi gak usah sampai terobsesi buat melakukannya. Karena lebih baik merubah diri sendiri dengan sugesti pribadi dari pada dirubah orang lain walaupun pakai sugesti pribadi. Dan itu berlaku buat aspek apapun dalam diriku.

Walaupun semua orang berkata seribu kali tentang hal yang sama tentang aku, aku gak mau merubahnya. Cuma mengurangi sedikit tapi gak sampai terobsesi buat bener-bener merubah.

Itu sedikit opiniku tentang komentar orang lain terhadap diriku. Klo pun aku berubah itu dari aku sendiri bukan orang lain.

Byee...


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 What's up with Bindi's brain? . All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates